Senin, 04 Juli 2011

penjualan mobil Meningkat Disemester 1

Minggu, 3 Juli 2011 13:15 WIB | Dilihat 704 Kali
Ilustrasi penjualan Toyota (jualtoyota.com)
Jakarta (ANTARA News) - Penjualan mobil secara nasional pada semester pertama tahun ini
hanya tumbuh sekitar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto, di Jakarta,
Minggu, mengatakan data sementara penjualan mobil di Indonesia secara "whole
sales" (sampai tingkat dealer) pada semester I mencapai 415.276 unit, naik 12,2
persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 370.214 unit.
  
"Bahkan penjualan secara retail (sampai ke tangan konsumen) mencapai sekitar 418
ribu unit. Itu artinya banyak stok di ATPM (agen tunggal pemegang merek) semakin
berkurang," ujarnya. Bahkan, kata dia, stok mobil di TAM mendekati nol, karena
begitu mobil masuk ke dealer langsung diambil konsumen.
  
Diakuinya, akibat gempa dan tsunami di Jepang, sejumlah ATPM, termasuk Toyota
menghadapi kendala produksi, sehingga menahan penjualan yang tengah tumbuh.
Selain Toyota, menurut Joko, Honda dan Nissan juga mengalami hal serupa.
  
Ia memperkirakan pada Juli, produksi dan pemasaran mulai berangsur membaik, di
atas kondisi bulan Juni, meskipun belum pulih seperti Maret. Produksi dan pasar
mobil di Indonesia sangat dipengaruhi pemulihan Jepang pasca-tsunami, karena
penguasa pasar mobil adalah merek Jepang.
  
"Bulan Juli, permintaan dan penjualan mobil pasti lebih tinggi dari Juni yang
diperkirakan sampai sekitar 70 ribu unit, tapi belum pulih seperti Maret yang
mencapai angka 82.166 unit. Kemungkinan penjualan kembali seperti Maret, pada
Oktober, karena pada Agustus dan September ada libur Lebaran," katanya.
  
Toyota sebagai pemimpin pasar otomotif di Indonesia, diakui Joko, juga mengalami
pertumbuhan penjualan yang tidak terlalu besar. Pada Juni, penjualan TAM mencapai
26.034 unit atau naik 57,1 persen dibanding Juni tahun lalu.
  
Pada semester pertama ini, penjualan TAM hanya naik hanya 8,5 persen menjadi
152.395 unit  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 140.396 unit.
  
"Kontribusi penjualan TAM terbesar masih Avanza yang pada Juni mencapai sekitar
14 ribuan, kemudian Innova sekitar 4.300-an," ujar Joko. Bahkan, kata dia, pada
Maret penjualan Avanza menembus angka di atas 16 ribu unit dan Innova di atas
5.000 unit.
   
Diakuinya, selama masa pemulihan Jepang akibat tsunami, pembelian dua kendaraan
terlaris itu mengalami masa tunggu pengiriman (inden) yang panjang. Avanza
mengalami inden, sekitar sebulan, dan Innova lebih dari satu bulan.       
   
"Kondisi pasar mobil pada triwulan III tahun ini kemungkinan bisa sama dengan
triwulan I, sebelum tsunami melanda Jepang," ujar Joko.

(T.R016)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar